Menertawakan Tulisan Sendiri

Sya rasa semua orang pernah mentertawakan tulisannya sendiri. Mungkin lucu atau malah merasa kaget dengan apa yang pernah kita tulis. Entah itu tulisan waktu kita masih sekolah atau mungkin tulisan yang baru aja kita tulis di status FB atau twit di twitter atau di postingan blog kita sendiri.
Dan hal ini yang sekarang sering sya alami. Menertawakan Tulisan sendiri. Ya menertawakan hasil karya buah pikiran sendiri yang dituangkan dalam sebuah makna kata,  entah itu status fb, twit di twitter dan malah rilis berita yang sya kirim ke media.

Sering kali terenyuh malu ketika tulisan hasil berita yang telah dikirim lalu sya baca lagi dengan jeda waktu barang 3 jam atau satu hari. Sungguh malu, tapi ya mau di kata apa lagi, tulisan yang telah dikirim hanya bisa direvisi :-)
Atau malah sya sering tersenyum unyu-unyu ketika membaca status fb yang isinya sok bijak atau malah lebay. dan malah terkaget-kaget dengan apa yang pernah sya tulis, serasa tulisan itu bukan hasil buah pikiran diri sendiri. Padahal nyata nya tulisan itu kita buh pikiran sendiri.

Dan itulah uniknya menulis, menjadi terapi bagi diri sendiri dalam menyikapi apa yang pernah kita alami. ya setidaknya kita terhibur membaca tulisan kita sendiri atau malah mungkin dalam diri kita tumbuh semangat untuk terus menulis dan memperbaiki kualitas tulisan itu sendiri. setidaknya kedepannya mampu menuliskan sesuatu yang bermanfaat untuk banyak orang. amin...

Thanks to : Pelajar Islam Indonesia (PII), Tintahijau.com, Team Dfile Magazine, n Fiksi yang selalu mengoreksi diri ini untuk merubah menjadi orang yang pantas..

Semangat terus .....
Share on Google Plus

About fasya elsyahid