Kita Terlahir Dari Manusia Pemberani

Tidak ada yang aneh dengan kehidupan dunia ini, semua nya bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya. Tak usah aneh dengan apa yang telah terjadi, karena rumus hukum alam akan selalu berlaku bagi mereka yang menerapkannya, tak peduli siapa orangnya, maka hukum alam selalu akan ada.

Kadang kala kita merasa aneh kepada mereka, manusia yang di anggap bodoh atau di anggap rendah oleh kita, namun mereka mampu melakukan apa yang menurut kita tidak bisa mereka lakukan. Baik atau pun jahat, manusia itu akan tetap bisa berhasil dalam melakukan apa saja yang mereka ingin lakukan. Berpindidikan ataupun tidak, akan tetap bisa berhasil melakukan apa yang saja yang mereka cita-citakan. Dan semua hal itu hanya memerlukan beberapa kunci atau rumus yaitu KEBERANIAN.

Ya berani, berani bermimpi, berani belajar, berani bertindak, berani mewujudkan, berani dan melakukan apa saja.

Hidup ini memang perlu keberanian. bicara saja memerlukan keberania, menulis juga begitu, bergaul dan berkomunikasi juga sama butuh keberanian. apa yang tidak butuh keberanian..

berbisnis ? ya sama juga butuh keberanian, berani dengan segala resikonya.

MATI? mati saja butuh keberanian.

Dan hidup  ini memang hanya perlu modal yaitu hanya modal BERANI.

Lantas kenapa kita saat ini harus jadi Pencundang dan Penakut. Ingatlah kita terlahir kedunia ini karena sebuah keberanian untuk bersaing dengan yang lain, dan berani menembus dinding sel telur yang berada dirahim ibu.

ya begitulah kita ada di didunia ini karena terlahir dari sebuah keberanian, yakni Ibu dengan Berani merasakan sakit dan berani kehabisan darah hanya untuk melahirkan kita.

Dan begitupun dengan ayah, yang telah berani meminang ibu, dan menjalani jalan kehidupan yang penuh kelokan.

Dan pantaskah jika saat ini menjadi manusia pencundang dan penakut? padahal dalam diri kita ini terdapat darah para Sang Pemberani.

Tetaplah kita menjadi Manusia Pemberani. Semua butuh Keberanian, mereka yang bertindak salah saja berani melakukannya kenapa kita tidak berani untuk melangkah, untuk melakukan sebuah kebaikan.
Share on Google Plus

About fasya elsyahid