Catatan Lama Sang Mendikbud Terbaru Hasil Reshuffle Jilid II

[caption id="attachment_1024" align="alignleft" width="380"]180155520160727-143022780x390 Foto : Kompas.com[/caption]

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada rabu (27/7/2016) kembali merombak kabinetnya atau reshuffle jilid II. Ada sekitar 13 menteri yang mengalami perombakan. Satu diantaranya adalah menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Kementerian yang awalnya di pimpin oleh Anies Baswedan kini diganti oleh Muhadjir Efendi, yang merupakan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Terpilihnya ia sebagai mendikbud mendapat sambutan baik dari para aktifis organisasi masyarakat (ormas) pelajar.

Pasalnya beberapa orang teman aku, banyak yang menshare berita tentang pernyataan Muhadjir terkait kiprah ormas pelajar di sekolah-sekolah. Catatan yang dibagikan melalui medsos itu adalah salah satu berita di media online yang ditulis pada tahun 2012.

“ Selain itu, Muhajir Efendi juga berharap kepada Menteri Pendidikan sekarang agar mulai memikirkan kembali perlunya organisasi ekstrakurikuler seperti Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), maupun Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) dan sejenisnya itu bisa memasuki kegiatan pelajr di sekolah.

“Ormas pelajar itu harus dikasih kewenangan yang luas untuk beraktifitas dan berdedikasi  di sekolah agar bisa mengelola pelajar sesuai dengan jiwanya. Hal ini akan mampu menekan tingkat tawuran dan kriminalitas pelajar,” usulnya” petikan dari berita hidayatullah.com

Berita lebih rinci bisa klik disini

Selain itu, ada beberapa tulisan beliau tentang “Generasi Emas PII, Osis dan Oses” yang ikut dishare oleh kawan-kawanku di media sosial. Silakan klik disini

Dengan terpilihnya beliau menjadi Menteri Pendidikan, banyak yang berharap ia bisa melaksanakan buah pemikirannya yang dulu sempat tersampaikan pada publik. Ini seakan menjadi angin segar bagi para aktifis ormas pelajar untuk bisa mengatualisasikan dirinya di sekolah.
Share on Google Plus

About fasya elsyahid