Cerita di Balik Motor Asal Subang di Museum TMII

Mungkin ini bisa disebut cerita udik, orang desa yang nyoba jalan-jalan ke kota metropolitan. Yah, sebenarnya sih ga udik-udik banget sih, Cuma mungkin ceritanya aja yang rada udik. Ini cerita udik yang aku alami ketika melimpir ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dalam rangka jalan-jalan liburan lebaran

Ini adalah kedua kalinya aku mampir ke TMII. Dulu, pertama kali TMII masih usia sekitar 10 tahunan, dan kali ini baru kesini lagi. Bisa dibayangin gimana udiknya aku kan. hahaha.. Pernah tinggal di Jakarta selama 4 tahun, tapi belum pernah main ke tempat ini, dan baru kali ini aku bisa nengok tempat wisata yang dibangun pada zaman orde baru.

Tempat yang pertama aku kunjungi yaitu museum penerangan, tempat yang berisi tentang perkembangan pers di Indonesia. Disini, Cuma sekedar berfoto ria dan hanya melihat-lihat aja sih, tidak begitu mendalam mengorek cerita-cerita yang dibalik benda sejarah yang dipamerkan.

Ada benda sejarah yang bikin aku bangga melihatnya, yaitu motor juru penerang. Secara gituh, itu motor plat T, yang pertanda ini motor berasal dari kota kelahiran aku, Subang. Dan benar saja, motor yang plat merah bernomor  T 2793 T merupakan motor yang pernah digunakan sebagai kendaraan operasional seorang juru penerang yang bertugas di kecamatan Ciasem, Subang pada tahun 1995.

Kondisi motornya sih nampaknya masih bagus, sebenarnya pingin nanya-nanya lebih dalam. “kok bisa sih motor dari Subang masuk ke museum”, pasti ada cerita dibalik itu semua, tidak semata-mata karena kondisinya masih bagus, jadi bisa masuk ke museum.

ya, mungkin barangkali pembaca ada yang tahu tentang motor itu, sejarahnya seperti apa, atau cerita dibalik motor ini bagaimana? jadi penasaran dech. nyesel dulu ga nanya-nanya. Padahal ini bisa jadi bahan informasi yang ditulis di blog fasyaelsyahid.com.

Share on Google Plus

About fasya elsyahid