23 Golongan Manusia Modern dalam Berprilaku dan Pesona Pribadi


DR. AM. Saefuddin dalam bukunya Ijtihad Politik Cendekiawan Muslim, menuliskan tentang 23 Golongan manusia modern dalam berprilaku atau pesoa pribadi. Berikut 23 golongan manudia modern tersebut, dan termasuk golongan manakah kita saat ini dalam berprilaku atau menampilkan pesona pribadi.



1. Manusia Puritan, yaitu pencari nilai-nilai asli, umumnya sangat fanatic, berprasangka buruk terhadap orang lain, bersikat tertutup dan kurang toleran.

2. Manusia Kosmopolitan, pencari nilai-nilai modern. Dan berpandangan bahwa hubungan antar manusia hanyalah berdasar kepentingan atau kebutuhan.

3. Manusia Elektik, bersikap terbuka, mencari kebenaran di mana saja, toleransinya besar, kritis, objektif, dan berwawasan luas.

4. Manusia Opurtunistik, pencari nilai-nilai yang menguntungkan diri sendiri menurut ruang dan waktu

5. Manusia Munafik, sering berkata ‘ya’ padahal ‘tidak’, selalu mencari selamat dengan bergaya pura-pura.

6. Manusia Hedonistik, manusia tidak memperdulikan nilai-nilai alias semau gue, anything goes, dan bertindak sesuka hati.

7. Manusia Pembangkang, penentang arus, bersiafat asocial, tak percaya pada segala macam norma, nilai, dan aturan yang berlaku dalam masyarakat.

8. Manusia skeptis, selalu meragukan segala sesuatu termasuk nilai-nilai

9. Manusia gagu dan bisu, biasanya pendiam dan tak mau menyatakan pilihannya dari sekian banyak alternative.

10. Manusia bermoral lemah, sikapnya aneh tapi nyata, tahu bahwa sesuatu baik tapi tak mau menjalankan, tahu bahwa sesuatu jelek justru melakukannya, manusia macam ini sangat mudah dipengaruhi.

11. Manusia teorisi, mengetahui banyak tentang agama, filsafat, etika, dll, memiliki keterampilan bicara dan berdiskusi, namun tak dapat memperaktikannya.

12. Manusia Romantik, biasanya hidup di atas awan, idealistic, dan tak berpijak pada bumi atau kenyataan, tidak realistic.

13. Manusia penghukum, suka menyalahkan semua orang kecuali dirinya.

14. Manusia Megalomaniak, selalu menganggap dirinya paling, menyepelakan yang lainnya.

15. Manusia Frustasi, merasa bahwa semua manusia telah menggagalkan cita-cita hidupnya.

16. Manusia Paranoiak, menganggap semua orang memusuhi dirinya dan siap menghancurkannya 17. Manusia Apatis, tak mempedulikan apa yang terjadi di sekililingnya.

18. Manusia optimistic, percaya bahwa nilai-nilai kemanusian akan sanggup membuat manusia bahagia

19. Manusia pesimistik, percaya bahwa manusia dan kemanusian tidak dapat diselamatkan dengan apapun.

20. Manusia Outcast, atau orang buangan, yang sering menganggap dirinya selalu di luar pagar dan di luar semua persoalan masyarakat dan kemanusiaan, serta merasa tak perlu terlibat dalam kegiatan masyarakat.

21. Manusia underdog, yakni orang-orang yang kalah, menganggap akan selalu kalah dalam menjalini pergumulan hidup.

22. Manusia schizophrenic, menderita kertekan jiwa, berkepribadian pecah, mengalami dertia dan dilematis dalam menentukan pilihan menghadapi ihwal yang berat dan hebat.

23. Manusia bingung, hidup enggan, matipun tak mau, kehilangan nuansa kehidupan, sulit mengambil keputusan.


------
Referensi:
DR. AM. Saefuddin. 1996. Ijtihad Politik Cendekiawan Muslim. Jakarta. Gema Insani Press
Share on Google Plus

About fasya elsyahid